Kata-Kata Bijak

Kita tidak tahu apakah Allah akan memberi rezeki yang banyak atau sedikit kepada kita

Kita juga tidak tahu kapan kita akan sukses

Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah berusaha untuk mendapatkannya

Jumat, 19 Oktober 2007

Mencapai Kehamilan

Mencapai Kehamilan

Untuk mencapai kehamilan memang susah-susah gampang atau gampang-gampang susah...? Gampang berbuatnya tapi susah jadinya atau dapat juga susah buatnya tapi kok jadi....?! Tapi yang jelas semua itu ada kiatnya dan sudah tentu ada hitungan tersendiri. Yang terpenting adalah ,tepat waktu ,tepat laku ,tepat posisi dan tepat sehat.

Yang dimaksudkan dengan semua ini adalah ,
dilakukan pada waktu yang tepat , kemudian melakukannya dengan tepat pada posisi yang tepat dan harus SEHAT.



Yang dimaksud dengan tepat waktu,
untuk mencapai kehamilan diperlukan waktu yang tepat ,yaitu waktunya indung telur mengeluarkan telur setiap bulannya ini yang harus diketahui darisisi Wanita. Dan pada pria adalah saat sperma sedang dalam jumlah yang optimal kira-kira adalah 3 hari sesudah pengeluaran yang terakhir sehingga pada waktu itu pertemuan sel telur dengan sperma sangat besar kemungkinannya.

Yang dimaksud dengan tepat laku,
melakukan hubungan intim (ML) harus dengan cara yang baik tidak sampai melukai pasangan kita sehingga terhindar dari akibat luka sehingga akan menimbulkan infeksi dan pada akhir nya akan mengurangi kesempatan akan terjadinya kehamilan. Dan akhirilah di kedalaman yang paling dalam sehingga sperma akan berada tepat di mulut rahim dan sperma yang sehat akan segera bergerak memasuki rahim lewat mulut rahim.

Tepat posisi ,
ini khususnya untuk Wanita , pada akhir dari ML wanita diharus kan pada posisi terlentang ,dengan maksud agar sperma tetap tertampung dan tidak mengalir keluar vagina. Sangat dianjurkan untuk menaruh bantal dibawah bokong sehingga posisi mulut rahim dan vagina lebih condong atau mengarah ke atas (ini dimaksudkan agar sperma tidak tumpah ke luar vagina). Setelah itu tunggulah dengan posisi seperti itu sampai minimal setengah jam sampai satu jam agar memberikan kesempatan untuk sperma bergerak masuk kedalam rahim.


Sumber : http://nusaindah.tripod.com/tipsmencapaikehamilan.htm


Nutrisi Penting Masa Hamil

Benarkah wanita hamil harus makan dengan porsi dua kali lebih banyak dari wanita biasa? Dari segi kualitas memang jawabannya adalah ya. Tapi dari segi kuantitas jawabannya adalah tidak. Dalam mengkonsumsi makanan, ibu hamil harus memperhitungkan nilai gizi makanan yang dikonsumsi, baik bagi dirinya maupun janin yang ada dalam kandungannya

Kebutuhan gizi akan terus meningkat, terutama setelah memasuki kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung sangat cepat. Jangan heran jika berat badan ibu pun turut naik pesat. Ini berbeda dengan kehamilan pada trimester pertama. Pada saat ini pertumbuhan janin masih belum begitu pesat, sehingga kebutuhan gizinya juga belum optimal.
Pada dua bulan terakhir kehamilan, otak bayi berkembang sangat cepat. Pada periode ini, gizi diperlukan bagi pengembangan otak dan jaringan saraf sang bayi. Usahakanlah makan setiap 4 jam sekali. Sebab, meskipun Anda tidak lapar, kemungkinan bayi Anda yang lapar.

Hal lain yang perlu diperhatikan, meskipun nafsu makan meningkat, tetaplah berpegang pada pola makan dengan gizi seimbang. Jangan asal makan karena lapar mata.

Sebaiknya ibu hamil menghindari makanan berkalori tinggi seperti cokelat dan es krim. Harus diingat pertambahan berat badan ideal selama masa kehamilan adalah berkisar antara 10-15 kg.

Pada tabel berikut dapat dilihat komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan (RDA) dari Food Nutrition Board, National Research Council :
Recommended Dietary Allowance 9th Ed. Washington DC, Nacional Academy Sciences, 1980:
3 Komposisi Utama
Kebutuhan harian Wanita usia 19 - 50 th
Kebutuhan tambahan harian wanita semasa:
Hamil Menyusui
Protein (g) 44 +30 +20
Zat Besi (mg) 18 +30-60 +30-60
Kalsium (mg) 800 +400 +400

Makanan dengan gizi seimbang dapat diperoleh dari karbohidrat dan lemak sebagai sumber zat tenaga, protein sebagai sumber zat pembangun, serta vitamin dan mineral sebagai zat pengatur. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori, karbohidrat dapat diperoleh dari serealia, umbi-umbian. Sementara protein sebagai sumber zat pembangun dapat diperoleh dari daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sebagai sumber zat pengatur, vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Tambahan vitamin, baik B kompleks, vitamin A, vitamin C, vitamin D, maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya.

Vitamin B kompleks dijumpai pada serealia, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, ragi, telur dan produk susu. Vitamin B kompleks berguna untuk menjaga sistem saraf, otot dan jantung agar berfungsi secara normal.

Vitamin D berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang bayi Anda. Sumbernya terdapat pada minyak hati ikan, kuning telur dan susu.

Vitamin E berguna bagi pembentukan sel darah merah yang sehat. Makanlah lembaga biji-bijian terutama gandum, kacang-kacangan, minyak sayur dan sayuran hijau.

Asam folat berguna untuk perkembangan sistem saraf dan sel darah, dan banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kembang kol dan brokoli. Pada buah-buahan, asam folat banyak terdapat pada jeruk, pisang, wortel dan tomat. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800 mcg per hari, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pembentukan otak, sampai cacat bawaan pada susunan saraf pusat maupun otak janin.

Zat besi yang dibutuhkan ibu hamil agar terhindar dari anemia (kurang darah), banyak terdapat pada sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya), daging dan hati.

Salah satu makanan dengan kandungan gizi yang lengkap adalah susu. Susu mengandung kalsium bagi pertumbuhan tulang dan gigi janin, serta melindungi ibu hamil dari penyakit osteoporosis (keropos tulang). Jika kebutuhan kalsium ibu hamil tidak tercukupi, maka kekurangan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Sumber kalsium yang lain adalah sayuran hijau dan kacang-kacangan.

Selain itu, susu juga mengandung banyak vitamin, seperti vitamin A, D, B2, B3, dan vitamin C. Zat-zat gizi ini juga terdapat pada produk olahan susu, seperti keju, es krim, yoghurt.

Makanan yang Harus Dihindari

Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil, karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Jenis bibit penyakit / parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah:

· Listeria
Dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, atau keracunan darah. Bakteri listeria monocytogenes banyak terdapat pada :
- produk unggas (termasuk telur), ikan atau daging sapi yang diolah setengah matang.
- Selada, buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih, terutama bila dimakan dalam keadaan mentah.
- Beberapa jenis keju lunak, seperti Brie, Camembert, Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba.

· Bakteri E. Coli
Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang, dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal.

· Salmonella dan Toksoplasma
Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang.


Sumber : Ibu Sari - Sudirman "info-sehat.com"





Hati-Hati di Saat Hamil !

Disaat hamil, tentunya dibutuhkan ekstra hati-hati dalam menjaga kehamilan. Tahukah Anda, apa saja yang bisa menguras energi Anda? Tips berikut mungkin akan sangat berguna bagi Anda. Selamat mencoba!

a.. Berada terus menerus dirumah. Jika setiap hari Anda nyaris tidak pernah keluar rumah, bearti Anda tidak akan mendapatkan sinar marahari dalam jumlah cukup. Hal ini akan menyebabkan terjadinya penurunan hormon otak, yaitu melatonin, sehingga mengakibatkan Anda kekurangan energi. Dari itu, luangkan waktu untuk keluar rumah setiap hari, tentunya jika cuaca memungkinkan. b.. Barang-barang elektronik. Pesawat televisi, video, microwave, dan komputer dapat mengurangi energi Anda. Mengapa demikian? Karena barang-barang elektronik ini dapat menyebabkan polusi/pencemaran elektromagnetik. Kurangi efek buruk ini dengan hanya menyetel disaat tertentu saja, beri jarak 1 meter dari layar komputer, dan gunakan microwave seperlunya saja. Jangan menaruh pesawat televisi dalam ruang tidur, karena efek pencemaran yang ditimbulkannya akan mengganggu kualitas tidur Anda.

c.. Junk food. Anda tentunya sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi junk food secara berlebihan tidak baik bagi kesehatan, karena makanan tersebut dapat membuat tubuh cepat lelah? Memang benar! Junk food menyebabkan penumpukan zat-zat racun dalam tubuh jika kita sering memakannya. Apalagi jika dalam kondisi hamil. Banyak alasan bagi anda untuk memilih makanan yang lebih sehat. Hindari minuman beralkohol, sereal cepat saji, atau daging yang diawetkan. Mandi sauna konon bermanfaat untuk membersihkan tubuh dari zat-zat racun yang melekat pada lemak tubuh, kareanya sebelum hamil Anda disarankan untuk melakukannya.

d.. Cemas dan stress. Stres dan kecemasan selagi hamil merupakan penyebab timbulnya kelelahan fisik. Apapun penyebabnya, yang jelas Anda perlu segera mengatasinya agar tidak kehilangan tenaga selama hamil dan sesudah melahirkan. Buatlah daftar kegiatan Anda, sesuaikan dengan kepentingannya, lalu beri tanda pada kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukannya. Duduklah dengan rileks sambil memejamkan mata Anda, ambil nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Lakukan beberapa menit setiap hari. Luangkan waktu dengan pasangan anda untuk duduk tenang dan membicarakan segala masalah pribadi.

e.. Perabotan rumah tangga. Apakah mebel atau perabotan rumah tangga Anda yang lain terbuat atau dilapisi plastik? Zat-zat kimia yang terkandung didalamnya dapat menimbulkan pencemaran udara dan membuat tubuh menjadi lebih cepat lelah. Udara bersih dan ventilasi udara yang baik di dalam rumah dapat mengurangi efek negatif akibat penimbunan zat-zat polutan tersebut, karenanya pikirkanlah kemungkinan untuk mengganti perabotan rumah tangga yang berbau plastik dengan bahan alami (kayu atau rotan).


Sumber : www.satumed.com - Diah Ekowati
PT. Onklik Milenia Netmedia




Tidak ada komentar: